Indonesia adalah salah satu negara yang paling menikmati buah dari revolusi industri 4.0. Betapa tidak? Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2019 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, pengguna internet Indonesia pada tahun 2019 mencapai 152 juta. Dengan pasar sebesar ini, datanya menyebutkan ekonomi berbasis internet Indonesia mencapai 40 milyar dolar AS pada tahun 2019. Pada tahun 2025 angka ini diperkirakan akan tumbuh menjadi 133 milyar dolar AS, sekitar 5 kali lebih besar dari Malaysia, Filipina, dan Singapura, dan 3 kali lebih besar dari Vietnam, dan Thailand. Di industri digital, Indonesia diperkirakan menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara. Hebat bukan?

Industri digital Indonesia tampaknya menunjukkan prospek yang cerah di masa mendatang. Baiklah, mari lihat di mana sobat dapat mengambil peran di industri masa depan ini. Laporan Emerging Job 2020 oleh LinkedIn menunjukkan bahwa pekerjaan-pekerjaan dengan pertumbuhan permintaan tertinggi selalu terhubung pada digitalisasi. Penasaran? Menggunakan data 14 juta profil pengguna dari Indonesia, ayo lihat berikut pekerjaan-pekerjaan dengan pertumbuhan permintaan tertinggi saat ini versi LinkedIn.

  1. Artificial Intelligence Specialist

Ahli kecerdasan buatan bertugas mengerjakan mesin pembelajar (machine learning), yaitu mesin yang tak hanya menerima informasi dan melakukan otomatisasi, tapi juga mempelajari lingkungannya dan bertindak secara otomatis untuk mencapai tujuan. Ini sama sekali tak mengejutkan, ahli kecerdasan buatan memang sangat dibutuhkan menuju Indonesia 4.0.

Untuk dapat menjadi ahli kecerdasan buatan, sobat perlu menguasai keterampilan deep learning, machine learning, TensorFlow, computer vision, dan natural language processing (NLP). Sobat dapat memulai dengan mempelajari data science untuk melakukan analisis data hingga membuat program machine learning.

[Mulai belajar Python di Sadasa Academy]

  1. DevOps Engineer

DevOps engineer adalah para insinyur yang berkemampuan menggabungkan penggunaan berbagai teknologi open-source dan keahlian coding yang mereka miliki untuk menciptakan perangkat lunak dan aplikasi yang berguna. Di tangan seorang DevOps engineer ini perangkat lunak dibuat, disebarkan, dan keuntungan diperoleh.

Untuk dapat menjadi DevOps yang andal, sobat perlu menguasai Ansible, Amazon Web Service (AWS), Jenkins, Docker Products, dan Kubernetes.

  1. Data Scientist

Data scientist bisa dibilang adalah profesi hibrid, gabungan ahli komputer dan matematika. Mereka umumnya berkeahlian mendeteksi tren. Permintaan atas profesi ini meningkat pesat seiring dengan munculnya fenomena big data dan kebutuhan untuk memanfaatkannya. Data scientist bertugas untuk menggali pengetahuan dari data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis dari penjualan, operasional, hingga strategi.

Untuk menjadi data scientist, sobat perlu menguasai machine learning, analisis data, dan bahasa pemrograman R atau Python untuk data science. Untungnya data science merupakan spesialisasi Sadasa Academy. Sobat dapat mulai mempelajari bahasa pemrograman, statistik, dan machine learnin bersama kami.

[Belajar data science di Sadasa Academy]

  1. JavaScript Developer

Jika front-end developer bertugas mengerjakan tampilan dari aplikasi web, maka JavaScript developer adalah orang yang membangun dan mengimplementasikan logika yang menentukan bagaimana elemen visualnya bekerja. Umumnya JavaScript developer dipekerjakan untuk menggarap sistem front-end, namun bahasa pemrogramannya sendiri sebenarnya berguna untuk berbagai macam hal. Seorang JavaScript developer yang baik adalah ia yang dapat menggabungkan keterampilan mendesain dan memprogram.

Untuk menjadi seorang JavaScript developer, sobat perlu mempelajari React Native, React.js, Node.js, JavaScript, Redux.js.

[Mulai belajar Android di Sadasa Academy]

[Ambil kesempatan berkarir menjadi front-end developer atau Java Developer di Nongsa Digital Park]

  1. Back-end Developer

Segala hal tidak dilihat dan disentuh di setiap aplikasi web adalah wilayah kerja seorang back-end developer. Back-end developer adalah orang yang bertanggungjawab membangun dan mengimplementasikan apa saja yang harus dilakukan oleh sebuah aplikasi web. Seorang back-end developer biasanya bertugas untuk merawat data dan application program interface (API), menguji dan melakukan debug system.

Untuk menjadi seorang back-end developer, sobat dapat mempelajari Laravel, PHP, MySQL, Golang, CodeIgniter.

[Mulai belajar PHP di Sadasa Academy]